Penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen resmi diberlakukan sejak 4 September 2026 menyusul kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan konservasi di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur mengumumkan penutupan total aktivitas kunjungan wisatawan hingga batas waktu yang belum ditentukan demi meminimalisasi risiko keselamatan pengunjung.
Alasannya tentu adalah karhutla di kawasan konservasi. Kebakaran hutan dan lahan telah menghanguskan sekitar 20 hektar kawasan Gunung Merapi Ungup-Ungup yang berbatasan dengan TWA Kawah Ijen. Api dilaporkan merambat hingga ke jalur pendakian dan area Pondok Bunder, salah satu pos penting bagi para pendaki sebelum menuju kawah.
Lebih lanjut, kondisi tersebut memaksa BBKSDA Jawa Timur mengambil langkah tegas menutup seluruh akses wisata. Dalam surat pengumuman Nomor PG.2245/K.8-BIDTEK/KSA.01.01/B/9/2026, Kepala BKKSDA Jawa Timur, Nur Patria Kurniawan, menegaskan bahwa penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen dilakukan untuk melindungi keselamatan para wisatawan dari dampak asap, api, dan potensi bahaya lain selama proses pemadaman berlangsung.
Instagram.com @java_mountains.id
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla TWA KAwah Ijen selama 14 hari, mulai dari 4 hingga 17 September 2026. Status ini dapat diperpanjang sesuai kebutuhan penanganan di lapangan.
Kemudian, seluruh aktivitas pendakian dan kunjungan wisata tetap ditutup selama periode tanggap darurat ini. Sementara itu, tim gabungan terus berupaya memadamkan api dengan bermacam metode, termasuk penggunaan helikopter water bombing yang telah tiba di lapangan Paltuding. Tim gabungan tersebut terdiri atas TNI, Polri, BPBD, para relawan, dan tentu saja para petugas konservasi.
Instagram.com @bbksda_jatim_official
Bagi Anda yang telah telanjur membeli tiket masuk sebelum penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen, BBKSDA Jawa Timur menyediakan mekanisme pengajuan pengembalian dana. Lebih lanjut, proses pengembalian dana dapat dilakukan melalui saluran pembelian tiket masing-masing, baik secara daring maupun luring.
Sebaiknya Anda menghubungi pihak pengelola atau agen perjalanan tempat Anda membeli paket wisata untuk informasi lebih lanjut mengenai prosedur pengembalian dana. Beberapa platform tiket daring juga telah mengumumkan kebijakan pengembalian dana otomatis untuk tanggal kunjungan selama periode penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen.
Penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen berlaku untuk seluruh kawasan yang terbentang di dua kabupaten. Di Kabupaten Banyuwangi akses ditutup melalui jalur pendakian Paltuding, Licin. Sementara di Kabupaten Bondowoso penutupan ini mencakup jalur Taman Sari, Sempol. Kedua rute tersebut sebelumnya menjadi jalur utama para wisatawan menuju Danau Kawah Ijen, destinasi yang terkenal dengan fenomena alam langka api biru dan pemandangan kawah berwarna hijau kebiruanakibat kandungan asam sulfat. Penutupan ini bertujuan untuk keselamatan pengunjung dan pemulihan ekosistem sekitar kawah.
Penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen resmi diberlakukan menyusul kronologi kebakaran hutan dan lahan di Kawah Ijen yang terjadi pada awal September 2026. Api dilaporkan mulai membakar vegetasi di kawasan Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup, lalu dengan cepat merambat ke zona Taman Wisata Alam akibat kondisi cuaca kering dan angin kencang.
Selanjutnya, kronologi kebakaran hutan dan lahan Kawah Ijen menunjukkan asap tebal telah menyelimuti beberapa titik jalur pendakian, mengurangi visibilitasn serta meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi siapa pun yang berada di kawasan tersebut. Para petugas lapangan terus memantau kondisi ini dengan ketat. Tentunya ini karena penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen bertujuan melindungi keselamatan para pengunjung seperti Anda sekaligus memulihkan ekosistem kawasan yang terdampak.
Instagram.com @bbksda_jatim_official
Sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan, penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen resmi diterapkan sejak awal September 2026. Kemudian, tim pemadam kebakaran darat telah disiagakan di sejumlah titik api, terutama di area yang mendekati pemukiman warga dan infrastruktur wisata. Untuk mempercepat upaya pemadaman, helikopter pengebom air milik BPBD Jawa Timur tiba di lokasi pada 6 September 2026 dan langsung melakukan operasi dari udara.
Selain itu, kawasan yang terdampak juga disterilkan dari para wisatawan dan pendaki gunung demi mencegah korban jiwa. Pos penjagaan di kedua jalur pendakian diperketat untuk memastikan tidak ada akses masuk selama penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen.
Penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen diputuskan setelah mempertimbangkan sejulah risiko serius bagi keselamatan pengunjung. Asap tebal dari kebakaran berpotensi memicu gangguan pernapasan dan iritasi mata. Kemudian, api yang tidak terprediksi akibat angin kencang dan vegetasi kering memperbesar bahaya.
Lebih lanjut, jalur evakuasi yang terbatas di wilayah pegunungan bertopografi terjal menyulitkan proses penyelamatan darurat. Danau Kawah Ijen yang mengandung asam sulfat tinggi berisiko pula menimbulkan bahaya tambahan jika terjadi gangguan selama kebakaran. Semua faktor tersebut menjadi dasar kuat bagi pihak berwenang untuk menutup sementara area wisata demi keamanan bersama.
Sampai saat ini, BBKSDA Jawa Timur belum menetapkan tanggal pasti pembukaan kembali Taman Wisata Alam Kawah Ijen. Keputusan pembukaan akan berdasarkan pada beberapa kriteria berikut:
* Api berhasil dipadamkan sepenuhnya;
* Kualitas udara kembali aman untuk aktivitas wisata;
* Jalur pendakian dan infrastruktur wisata dinyatakan aman; dan
* Evaluasi dampak ekologis terhadap kawasan konservasi.
* Sebaiknya Anda pun terus memantau informasi resmi dari BKKSDA Jawa Timur atau akun media sosial resmi Taman Wisata Alam Kawah Ijen untuk mendapatkan pembaruan terkini.
Bagi Anda yang telah merencanakan perjalanan ke Jawa Timur, beberapa alternatif destinasi alam yang masih terbuka meliputi Gunung Bromo, Pantai Pulau Merah, dan Air Terjun Lider dan Blawan. Namun, penting untuk Anda ketahui bahwa penutupan Taman Wisata Alam Kawah Ijen masih berlaku hingga waktu yang belum ditentukan akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan tersebut.
Sebagai gantinya, Anda bisa menjelajahi keindahan savana di Baluran, menikmati matahari terbit yang menakjubkan di Bromo, atau bersantai di pantai eksotis Banyuwangi yang aman dari dampak kebakaran hutan dan lahan. Destinasi alternatif ini menawarkan pengalaman alam tak kalah memukau sambil menunggu kabar pembukaan kembali Kawah Ijen.
Instagram.com @eddie.edvardsson
Untuk Anda yang berencana mengunjungi Kawah Ijen setelah pembukaan kembali:
Kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen merupakan bagian dari Cagar Biosfer Ijen dengan ekosistem unik yang mencakup danau asam terbesar di dunia dan habitat berbagai spesies endemik. Kebakaran hutan tidak hanya mengancam keselamatan wisatawan, tetapi juga merusak biodiversitas dan fungsi ekologis kawasan konservasi.
Lebih lanjut, sebaiknya Anda dapat memahami bahwa penutupan sementara ini merupakan langkah penting untuk pemulihan ekosistem dan perlindungan jangka panjang terhadap salah satu warisan alam paling berharga Indonesia. Dukungan dan kepatuhan terhadap peraturan konservasi menjadi kunci keberlanjutan destinasi wisata alam Indonesia.