Tips Liburan Dari Banyuwangi Ke Kawah Ijen

Kekayaan alam di Indonesia memang tidak ada habisnya. Inilah yang membuat banyak orang yang juga memilih untuk menikmati wisata alam. Salah satunya berlibur di Banyuwangi ke Kawah Ijen. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, Kawah Ijen merupakan destinasi wisata alam di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso.

Sebelum memutuskan datang berlibur di Banyuwangi ke Kawah Ijen Anda harus memperhatikan dan mengingat beberapa hal agar perjalanan berjalan lancar, aman, nyaman, dan hotel di Banyuwangi. Berikut adalah tips berlibur ke kawah ijen Banyuwangi antara lain.

Baca juga : Rekomendasi hotel di Banyuwangi dan tempat wisatanya

Fenomena Blue Fire

Kawah ijen memiliki fenomena Blue Fire yang sangat langka dan hanya ada dua di Banyuwangi. Fenomena Blue Fire hanya ada di Islandia dan Indonesia Kawah Ijen. Karena hal inilah banyak wisatawan lokal hingga mancanegara yang datang berkunjung. Bagi Anda yang khusus datang untuk Blue Fire sayangnya fenomena ini tidak dapat disaksikan setiap waktu. Blue Fire hanya dapat disaksikan menjelang fajar sekitar pukul dua sampai 3 pagi saja. Tidak sedikit wisatawan yang sampai harus melakukan pendakian malam hari.

Baju hangat dan masker

Untuk dapat menyaksikan Blue Fire memang dibutuhkan perjuangan. Mulai dari mendaki tengah malam, dan udara dingin yang sampai menusuk tulang karena suhunya yang terbilang ekstrem. Pada bulan Mei sampai September bahkan suhu di Kawah Ijen dapat mencapai 5 derajat celcius. Sehingga Anda harus membawa perlengkapan utama yaitu baju hangat dan masker. Penutup bisa saja dibutuhkan untuk menghindari asap dan aroma menyengat dari belerang. Jika belerang dihirup dengan berlebihan akan sangat berbahaya untuk kesehatan.

Jalur pendakian

Kawah Ijen berada di kawasan perbukitan dengan ketinggian mencapai 2.443 meter di atas permukaan laut dengan jalur yang sedikit berpasir. Sehingga sangat dibutuhkan kewaspadaan yang lebih dan sangat berhati-hati. membutuhkan waktu sekitar dua jam sampai tiga jam untuk mencapai puncak Kawah Ijen. Mulai dari gerbang utama Anda harus berjalan sejauh sekitar tiga kilometer dan jarak yang relatif landai satu kilometer. Terdapat juga medan yang menanjak dan berkelok-kelok hingga dua kilometer. Maka untuk menuju Kawah Ijen sangat dibutuhkan kondisi badan yang sehat dan fit. Namun jika Anda tidak ingin merasa letih atau di tengah perjalanan merasa letih, Anda bisa menggunakan jasa ojek yang tersedia. Akan tetapi buka ojek motor melainkan ojek gerobak dorong. Penyedia jasa gerobak dorong ini adalah para penduduk lokal yang kebanyakan sebagai penambang belerang di sekitar Kawah Ijen. Jangan lupa juga untuk membawa penerangan saat mendaki karena dipastikan tidak akan ada cahaya listrik kecuali cahaya bulan.

Itulah tips liburan di Banyuwangi ke Kawah Ijen dan beberapa informasi yang penting untuk diketahui sebelum memutuskan berlibur ke Kawah Ijen.

CHAT US