Pandemi Covid-19 yang dimulai pada awal Maret mungkin membuat banyak orang merasakan kebosanan yang sangat luar biasa. Pandemi mengharuskan kita untuk tetap berada di rumah berbulan-bulan sehingga membuat kita merasakan stres karena sebelumnya kita sering kali bertemu dengan orang lain. Hal ini tentu untuk kebaikan dan kesehatan kita bersama.
Namun, pandemi yang tidak kunjung berakhir membuat perekonomian semua negara tak terkecuali Indonesia mengalami penurunan bahkan tidak mengalami perkembangan. Banyak sektor yang terkena dampak pandemi yang sangat serius dari mulai sektor industri, pendidikan, dan tentunya adalah sektor wisata.
Oleh karena itu, untuk menyelamatkan keterpurukan perekonomian negara, kini masyarakat dunia sepakat untuk melaksanakan new normal. Yaitu kita bisa hidup seperti sedia kala akan tetapi harus mematuhi berbagai protokol kesehatan. Industri, pendidikan, dan juga pariwisata mulai dibuka untuk umum akan tetapi harus mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.
Salah satu tempat yang sudah siap menerima wisatawan pada era new normal ini salah satunya adalah Banyuwangi. Daerah dengan ragam tempat wisata ini sudah siap membuka beberapa pariwisata sehingga bagi Anda yang rindu akan liburan di Banyuwangi bisa mulai mempersiapkan diri. Berikut beberapa penjelasan mengenai pembukaan tempat wisata di Banyuwangi :
Pembukaan tempat wisata ini tentu tidak sembarangan, semuanya perlu perhitungan dan juga berdasar. Rencana pembukaan pariwisata di Banyuwangi ini berdasar pada kunjungan presiden Jokowi pada tanggal 25 Juni 2020 yang lalu. Pada tanggal tersebut, orang nomor satu di Indonesia ini berkunjung ke Banyuwangi dan beliau langsung meninjau bagaimana kesiapan pariwisata di Banyuwangi secara langsung.

Pada era new normal kali ini, Presiden Jokowi yakin dengan pernyataannya setelah meninjau semua kesiapan pariwisata New normal Banyuwangi secara lengkap dan teliti. Beliau mengatakan kesiapan Banyuwangi ini secara sadar karena sudah melihat langsung dan juga meninjau bagaimana laporan mengenai kesiapan ini sendiri.
Jadi, bagi Anda yang masih takut untuk keluar rumah atau takut untuk berwisata ke Banyuwangi maka kini sudah tidak perlu khawatir lagi. Peninjauan ini bukan semata-mata dilihat langsung disetujui akan tetapi dilihat dari segala aspek dari mulai tempat wisatanya, bagaimana pelaku usaha di bidang pariwisata, bagaimana kesiapan fasilitas, dan lain sebagainya.
Semua telah ditinjau langsung oleh presiden dan juga pihak yang terkait dengan pariwisata Banyuwangi yang sangat mengerti dan juga berkompeten di bidang pariwisata tersebut. Bapak Presiden Jokowi telah mengatakan bahwa persiapan pembukaan pariwisata di era new normal kali ini sudah sangat matang dan menjadi kabupaten paling siap.
Untuk tempat wisata yang dibuka pada era new normal kali ini juga cukup banyak sehingga Anda memiliki pilihan yang lebih luas untuk wisata Anda setelah lama melakukan karantina mandiri. Banyuwangi sendiri memiliki banyak sekali tempat wisata yang sangat indah untuk menghilangkan penat Anda agar setelah berwisata pikiran kembali segar.
Anda bisa memilih beberapa tempat wisata New Normal Banyuwangi dari mulai wisata air, wisata dataran tinggi, agrowisata, wisata sejarah dan budaya, wisata hutan, taman nasional, dan lain sebagainya. Anda bisa memilih tempat wisata apa yang cocok untuk Anda kunjungi mengingat Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten yang sangat kaya akan wisata alam, wisata buatan, dan juga wisata sejarah budaya.
Bagi Anda yang menyukai wisata alam maka, bisa melakukan memilih paket wisata Banyuwangi untuk mendaki ke gunung Ijen dan menikmati kawah yang sangat memukau. Anda juga bisa menikmati keindahan air dan pasir pantai dengan sangat syahdu dengan melakukan wisata ke pantai misalnya; Pantai Pulau Merah, Pulau Tabunan, Pantai Mustika, Wedi ireng, dan lain sebagainya.
Anda juga bisa berkunjung ke tempat wisata buatan yang tak kalah indahnya dengan wisata alam Banyuwangi. Anda bisa berkunjung ke Agrowisata Taman suruh yang menyajikan banyak sekali bunga jengger ayam lilin yang lokasinya berada di lereng Gunung Ijen. Banyuwangi juga sangat terkenal dengan budaya tariannya sehingga jika Anda berkunjung sempatkan untuk melihat pertunjukan adat budaya Banyuwangi.
Untuk persiapannya sendiri, Pemerintah daerah Banyuwangi sangat serius dalam persiapan yang satu ini. Semua pariwisata dilakukan pembenahan secara menyeluruh sehingga sektor pariwisata menjadi lebih aman saat dikunjungi oleh para wisatawan. Pembenahan bukan hanya pada tempat pariwisatanya saja akan tetapi semuanya dilakukan secara keseluruhan yang menyangkut pariwisata itu sendiri.
Pemerintah melakukan pembenahan mulai dari destinasi wisata yang dilengkapi dengan berbagai elemen yang mendukung protokol kesehatan, pelaku wisata seperti; sopir, pemandu wisata, agen Travel, kepala tur, dan lain sebagainya, tempat penginapan, tempat makan, dan lain sebagainya. Kesiapan ini juga memerlukan verifikasi secara langsung oleh DISBUDPAR atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.
Verifikasi ini juga dilakukan oleh para pelaku wisata karena merek yang berhadapan secara langsung dengan para wisatawan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman untuk wisata. Semua dari mulai destinasi wisata sampai warung kecil yang menjadi sasaran para wisatawan harus melakukan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan harus dilakukan secara ketat dan ada pengawasan dengan baik. Oleh karena itu, dengan adanya kesiapan dari berbagai pihak maka wisata Anda ke Banyuwangi akan terjamin. Mereka bukan hanya harus verifikasi dengan DISBUDPAR Banyuwangi saja akan tetapi juga telah mendapatkan pengarahan mengenai protokol kesehatan secara langsung oleh Dinas Kesehatan setempat.
Walaupun destinasi wisata sudah menerapkan protokol kesehatan, Anda sendiri juga harus melakukan berbagai antisipasi yang sangat baik. Hal ini dilakukan karena kita tidak pernah tahu virus corona ini akan menular melalui apa. Sedangkan masker kain sendiri tidak cukup efektif karena hanya 70% saja. Oleh karena itu lakukan pencegahan dan lebih berhati-hati.
Pakai masker dengan benar, jangan menyentuh bagian luar, jangan digunakan pada dagu, dan ganti 4 jam sekali. Lakukan pembatasan fisik, jangan menyentuh muka jika tangan belum cuci tangan atau menggunakan handsanitizer, lakukan desinfeksi pada alat makan sebelum digunakan, jika bisa bawa makanan dan minuman sendiri dari rumah Anda.
Dari beberapa penjelasan di atas maka Anda bisa merasakan wisata walaupun di tengah pandemi covid-19 ini. Akan tetapi harus ada kerja sama antara pemerintah, pihak wisata, dan juga Anda sebagai pengunjung. Jika tidak ada kekompakan antara Anda dan juga pelaku di pariwisata maka hal ini akan sia-sia.
Ingat untuk tetap menjaga kesehatan dengan makan makanan yang bergizi tinggi, jangan lupa menggunakan masker, selalu lakukan pembatasan fisik, olahraga, dan istirahat yang cukup. Jaga diri Anda dan keluarga. Selamat berwisata dan semoga sehat selalu!