TEMPAT WISATA BANYUWANGI
“KAWAH IJEN BANYUWANGI”


Siapa yang tidak mengenal Kawah Ijen Banyuwangi? Berlokasi di salah satu kota di ujung timur Pulau Jawa, destinasi wisata tersebut telah menarik atensi wisatawan baik dari dalam hingga luar negeri. Para pendaki pun telah lama menjadikannya sebagai target yang wajib mereka kunjungi.
Perjalanan yang harus Anda tempuh demi menjangkau Kawah Ijen memang cukup menyulitkan. Namun, hasilnya sepadan dengan pengalaman yang bakal Anda jumpai, antara lain:
Keberadaan blue fire atau lava biru ternyata hanya ada dua di dunia, yakni di Islandia dan Indonesia. Karena cukup langka, lava biru yang berada di Kawah Ijen Banyuwangi menjadi atraksi turis yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Para wisatawan pun rela mendaki di malam hari selama tiga hingga empat jam demi menyaksikan pijar kebiruan di puncak Ijen sembari menanti matahari terbit.
Jangan kecewa kalau Anda belum bisa melihat blue fire di malam hari, karena pemandangan Kawah Ijen di pagi dan siang hari tak kalah mengesankan. Salah satunya adalah mengamati kawah danau Ijen yang berwarna turkuois. Keindahannya yang diselubungi asap belerang pun membuat lokasi tersebut sering kali diabadikan pengunjung dalam potret maupun swafoto.
Berkunjung ke Kawah Ijen Banyuwangi juga akan mempertemukan Anda dengan para penambang belerang di sekitar tempat wisata. Setiap harinya, mereka harus membawa sekitar 80 hingga 100 kg belerang. Meski kehidupannya masih jauh dari kata sejahtera, para penambang tampak senang setiap kali diajak mengobrol dengan para pendaki.
Tips mendaki yang aman ke Kawah Ijen
Seperti yang telah disinggung, Ijen merupakan medan pendakian yang cukup berat karena berada di sekitar pegunungan. Anda juga harus berhati-hati saat menyambangi daerah penambangan, karena mengisap gas belerang berlebih berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Supaya perjalanan ke Ijen lancar, berikut sejumlah hal yang perlu Anda siapkan:
Waktu terbaik mengunjungi Kawah Ijen
Selain faktor-faktor di atas, waktu ikut mempengaruhi kualitas perjalanan maupun kesehatan pendaki yang tertarik menyaksikan blue fire di puncak Ijen. Lantas, kapan sebaiknya Anda pergi ke tempat wisata alam di Banyuwangi tersebut?