Suasana Hutan Afrika Di Wisata Hutan Baluran Banyuwangi

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki iklim tropis dengan musim kemarau dan musim hujan. Oleh karenanya banyak dijumpai hutan hujan tropis di negeri ini. Banyak orang mengira bahwa kawasan yang penuh dengan hutan yang menawan adalah Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi. Hal itu tentu tidak benar. Pulau Jawapun menyimpan banyak keindahan dan keberagaman hutannya. Tidak sedikit hutan di Pulau Jawa yang dijadikan tempat wisata, salah satunya adalah wisata hutan Baluran Banyuwangi.

Kalau di kelas dunia, hutan indah nan menawan banyak didapatkan di Benua Afrika. Jenis hutan yang terdapat di benua ini adalah hutan hujan tropis dengan panorama savana yang memiliki banyak satwa liar. Salah satu wisata yang terkenal dengan nuansa Afrika adalah wisata hutan Baluran Banyuwangi.  Landscape yang ditawarkan hampir mirip dengan habitat hutan hujan tropis di Afrika, berupa sabana yang menyajikan hamparan padang rumput yang luas dan panas. Jenis satwa liar yang mendiami hutan Baluran ini adalah rusa, banteng dan kerbau liar.

Kawasan hutan Baluran ini memiliki iklim yang panas dimana suhu bisa mencapai 30 derajat celcius dan tingkat kelembapan udara mencapai 77%.  Luas total dari kawasan hutan ini mencapai 25.000 hektar yang dikelola oleh Departemen Kehutanan dan dijadikan hutan nasional Indonesia. Lokasinya berada di Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur. Kabupaten Banyuwangi ini sendiri merupakan kabupaten yang terletak di wilayah tapal kuda, paling ujung timur Pulau Jawa. Banyuwangi dibatasi oleh Selat Bali dan Samudra Hindia. Savana adalah ekosistem terbesar yang terdapat di kawasan ini, mencapai 40% dari total wilayah hutan.

Vegetasi yang ditawarkan oleh wisata hutan Baluran Banyuwangi bermacam – macam, antara lain ekosistem savana, evergreen, hutan musim, hutan mangrove dan hutan pantai. Savana bukan seperti hutan yang penuh dengan pohon besar, namun lebih didominasi oleh padang rumput kering, luas dan panas. Evergreen adalah jenis hutan yang memiliki ekosistem berupa pohon hijau yang tumbuh sepanjang tahun. Hutan musim adalah hutan yang memiliki satu jenis pohon yang dapat beradaptasi di musim kemarau dan musim hujan. Hutan mangrove sendiri terdiri dari pohon hijau yang hidup di lingkungan berkadar garam tinggi.

Hutan yang menjadi wisata hutan Baluran Banyuwangi merupakan satu dari lima taman nasional terbesar di Indonesia. Jenis ekosistem yang paling banyak diminati adalah savana dengan nuansa Afrika. Meskipun panas, terik dan berdebu, savana banyak memiliki fasilitas yang menarik bagi para wisatawan.  Beberapa diantaranya adalah rumah makan, kamar mandi dan mushola yang dapat dijadikan tempat berteduh bagi pengunjung yang kepanasan di savana.  Pengunjung dapat menyaksikan hewan – hewan liar yang berlarian di tengah savana sehingga membuat suasana makin mirip dengan hutan di Afrika.

Savana ini disebut sebagai savana bekol dan bahkan ada yang menyebutnya sebagai Little Africa.  Dari padang rumput yang luas, wisatawan dapat melihat Gunung Baluran dari kejauhan. Hewan – hewan yang berkeliaran bebas menambah daya tarik tersendiri. Namun, pengunjung juga diharapkan berhati – hati dengan satwa liar tersebut. Terkadang saat pengunjung berjalan di savana, terdapat kawanan hewan liar penghuni hutan yang mendekat. Kondisi seperti ini memang sesuatu pengalaman menarik tersendiri yang wajib diabadikan, namun alangkah baiknya jika mengantisipasi hal tersebut dengan terus berhati – hati.

CHAT US