Indonesia sangat kaya akan sumber daya alamnya dan potensi yang dimiliki masing-masing daerah. Anda lihat saja hampir semua daerah yang ada di Indonesia memiliki pesona alam yang indah dan berbeda-beda. Mulai dari ujung timur hingga ujung barat semuanya ada di Indonesia. Satu lagi persembahan dari Banyuwangi yaitu Taman Nasional Baluran.

Fenomena Taman Nasional Baluran
Jika Anda datang ke Wisata Baluran Banyuwangi akan melihat betapa sangat miripnya dengan taman nasional yang ada di Afrika. Secara keseluruhan nampak flora dan fauna yang diliarkan begitu saja agar mereka tidak stress jika terus dikandangkan. Tujuan pembuatan taman Baluran ini adalah untuk melestarikan fauna dan flora yang kini mulai punah karena ulah manusia memburu hewan untuk dijadikan nilai komersial. Seperti contoh, kulit rusa dan tanduknya yang begitu mahal bisa diekspor untuk pembuatan baju atau dompet. Sedangkan, tanduknya digunakan untuk ritual sebuah suku di tempat tertentu.

Taman Baluran menampilkan keindahan alam dengan padang sabana dan gunung yang menjulang tinggi. Udara yang masih sangat asri dan bersih tentunya membuat siapa saja yang datang tidak merasakan panas polusi. Taman Baluran ini memiliki luas 25.000 hektar dengan sejumlah bagian tanaman lain yang menyajikan beragam pilihan wisata. Di mata dunia, taman Baluran Banyuwangi ini telah mendapatkan tempat sebagai Afrika kecil ala Indonesia karena memang sangat mirip sekali dengan Taman Nasional Afrika.
Ada sekitar 444 jenis flora yang hidup di dalam taman Baluran ini, dengan beberapa flora asli seperti widoro bukol, mimba dan pilang. Ada pula 26 jenis mamalia (hewan menyusui) seperti khasnya Afrika dan Indonesia. Selain itu, terdapat 155 jenis burung yang hidup di Taman Baluran ini, kecuali burung cendrawasih ya karena burung tersebut khasnya Irian Jaya.
Setiap harinya Anda bisa masuk ke taman ini dengan menggunakan mobil khusus yang disediakan oleh pihak pengelola taman. Sebenarnya Anda bisa menggunakan mobil pribadi namun ada kalanya hewan tertentu akan kaget dan menyerang karena dianggap musuh. Berhati-hati jika Anda mulai melakukan perjalanan ke dalam kawasan buas, seperti singa atau macam karena baju yang Anda pakai terlalu mencolok akan membuat pikiran hewan buas itu musuh ya.
Lokasi Dan Rute
Taman Nasional Baluran Banyuwangi ini berlokasi di desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Secara letaknya, sebenarnya lebih tepak masuk ke perbatasan Situbondo dan Banyuwangi namun lebih condong ke Banyuwangi daripada ke Situbondonya sehingga orang seringkali menyebut taman nasional Baluran Banyuwangi. Jika Anda berasal dari Jakarta ingin datang ke Banyuwangi cukup naik pesawat dan turun di Bandara Surabaya, kemudian menuju Banyuwangi menggunakan travel atau mobil rental. Masuk saja ke Kabupaten Situbondo dan Desa Wonorejo.
Tiket Masuk
Sesampainya disana, Anda bisa melihat gerbang masuk taman nasional dengan membayar retribusi untuk motor sebesar Rp. 5.000 sedangkan mobil Rp. 10.000. Untuk tiket masuk menuju taman hutan Anda akan dibebankan biaya Rp. 15 ribu per orang (Senin-Jumat) sedangkan tarif Rp. 17.500 untuk hari Sabtu-Minggu. Untuk akhir pekan, tarif retribusi parkirnya juga naik menjadi Rp. 7.500 roda dua, sedangkan Rp. 15.000 untuk roda empat.
Jika Anda ingin melihat Taman Baluran saat semua hewan nongol, datanglah di waktu sore menjelang malam dan pagi sekali. Pakailah baju yang notabene berwarna coklat atau hijau demi menghindari penyerangan.